sorak sorai rudal di Gaza!

Jumat, 02 Januari 2009

sorak sorai, rudal!
terbang dengan sombong
lalu menukik ke bumi
lantaklah di gaza!

kau datang dengan jalang
memproduksi darah
dari seonggok daging mulia
putra-putri gaza

kau dilepaskan dengan riuh
oleh boneka iblis, yahudi!!
menatap dunia tanpa hati dan jiwa

onggokan daging kalian adalah bangkai yang berjalan
jahat dan jahanam!

Kau terbangkan dengan riuh!
ke Gaza karena kau benci kemuliaan!
kau luluhkan gaza tuk angkara murkamu

apa yag harus kukatakan padamu?
kesebuatkan kau binatang
tapi.....
kau lebih rendah darinya!
jadi kau sipa yahudi!
biadap!!!

CIRI KHAS HIDUP DAN MATI

Selasa, 30 Desember 2008

Sayid Qutb dalam Tafsir Fizalil Qur’an menjelaskan tentang cirri khas kehidupan dan kematian.
Ciri Khas kehidupan :
1. Adanya keaktifan, yaitu daya gerak untuk merubah sesuatu, daya kerja menghasilkan sesuatu.
2. Adanya Pertumbuhan, yaitu hidup ini selalu berubah dan bahwa dunia ini tidaklah fana. Keadaan hari ini tidak akan sama dengan hari esok.
3. Adanya Kesinambungan yaitu kemampuan hidup kita mengelola waktu dan bagaimana kita memberdayakan waktu itu sendiri.
Ciri khas Kematian :
1. Kepasifan bahwa orang yang telah mati tidak akan mampu menghasilkan apapun
2. Kepunahan yaitu orang yang telah mati tidak mampu menghidupkan generasi
3. Keterputusan bahwa orang yang telah mati maka putuslah semua hubungan dan amalnya selama hidupnya.

Maka kita hari ini masih hidup dan apakah memang kita masih hidup?

KESULITAN DAN KEMUDAHAN

Ini merupakan sunnatullah kehidupan yang dihadapi oleh setiap insan di dunia. Allah SWT telah mengabadikannya dalam firmannya di Al Aqur’an: Sesungguhnya bersama kesuliatan itu ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesuliatan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai suatu urusan maka kerjakanlah urusan yang lainnya. Dan kepada tuhanmulah kamu berharap (Al Insyirah: 5-8)
Setiap hidup nafas-nafas kita ini tidak pernah lepas dari menikmati susah dan mudah. Kadangkala ketika kita merasa susah maka melihat orang lain tampak begitu bahagia. Namun ketika kita bahagia dan melihat orang susah maka kita sulit mengungkapkan kebahagiaan kita. Kesulitan dan kemudahan pada setiap orang tidak sama. Semuanya bergantung bagaimana seseorang mengartikan setiap apa yang didapatnya. Menurut kita orang itu bahagia namun orang itu juga menyatakan susahnya.
Firman Allah Swt diatas telah memberikan inspirasi bagi kita, ternyata kemudahan itu ada dengan adanya kesulitan itu sendiri. Ayat ini diulang oleh Allah Swt sampai dua kali. Ketika hidup ini tidak pernah mendapatkan kesulitan maka sesungguhnya kita tidak mengetahui akan arti dari kebahagiaan. Sebelum kita makan kita terlebih dahulu menghadapi lapar. Pada saat lapar lalu kita makan maka akan terasa begitu lezat. Berbeda dengan sebaliknya, saat kenyang lalu makan yang enak tetapi kita tidak mendapatkan kelezatannya.
Kesulitan adalah suatu institusi pendidikan tanpa infrastruktur dalam kehidupan yang nyata. Memberikan makna sesungguhnya tentang arti hidup dan menghargai hidup. Makna hidup yang saya maksud adalah untuk apa kita hidup ke dunia ini. Tentu tidak lain dan tidak bukan untuk beribadah kepada Allah Swt. Disaat-saat sulit itu menyadarkan kita bahwasanya kita makhluk yang lemah dan ada yang kuat dan maha kuat yaitu Allah. Kesadaran seperti ini akan mendorong kita menjadi taat kepada-Nya.
Menghargai hidup yaitu bagaimana kita menjalani hidup ini dengan berpedoman kepada aturan yang telah ditetapkan Allah Swt pada kita. Al qur’an adalah pedoman hidup kita sebagai muslim dan merupakan fasilitas yang Allah Swt berikan kepada kita untuk mengarungi samudra kehidupan ini.
Kesulitan mendekatkan kita kepada pertolongan Allah Swt. Karena pertolongan tidak akan datang kepada orang yang merasa telah dicukupi. Pertolongan Allah adalah rahmat yang terbesar yang kita kelola dalam hidup ini. Kesulitan akan lebih cepat teratasi apabila semangat dan harapan yang besar pada pertolongan Allah tersebut. Inilah yang mebedakan antara Muslim dan kafir. Muslim memiliki suatu harapan yaitu Allah Swt yang akan menolongnya sementara kafir hanya punya angan-angan belaka.
Kemudahan pada hakikatnya merupakan amanah dan sekaligus nikmat dari Allah Swt. Ketika kemudahan itu datang maka kita kelola dengan cara bersyukur kepada Allah Swt. ”Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan. Sesungguhnya jika kamu bersyukur, Niscaya Aku akan menambah nikmat-Ku kepadamu, akan tetapi jika kamu mengingkari nikmatku maka azabku sangat berat. (Q14:7)
Bahwasanya banyak orang ketika mendapatkan berbagai kemudahan maka disaat itu semangat Syukurnya menjadi berkurang. Saudaraku! Sesungguhnya kezaliman itu datang disaat puncak-puncak kebahagiaan tanpa ditopang rasa syukur yang mendalam. Menyebabkan lupa bahwasanya kemudahan itu datangnya dari Allah. Kemudahan itu atas usahanya sendiri. Niat telah berubah.
Dikarenakan ini adalah permainan perjalanan kehidupan yang kadang-kadang mudah dan kadang-kadang sulit. Hari ini sulit esok mudah atau sebaliknya sukses hari ini lusa bisa saja menjadi sejarah kebangkrutan. Maka perlu tata kelola kehidupan kita. Ayat Allah diatas pada paragraf yang pertama mengajarkan rahasia menghadapi dua hal ini.
Pertama, Kerja yang kontinu dan kesinambunangan. Setelah selesai suatu urusan maka beralih keurusan lainnya.
Kedua, Beramal dan bekerja keras. Ayat itu tegas menyatakan urusan!! Yaitu amal atau pekerjaan.
Ketiga, perlunya kemampuan planing dan strategi menata hidup kita setiap hari. Dalam hal ini kita perlu memanfaatkan waktu.
Keempat, punya pengharapan yang besar kepada Allah Swt. Tanpa Pengharapan yang mendalam kepada Allah itu adalah angan-angan saja.
Keempat, meyakini setiap apa yang dialami,didapat dan dirasa semuanya berasal dari Allah Swt. Hal ini akan melahirkan sifat syukur dan tawakal dalam diri kita.

Saudaraku! Kesulitan yang paling mengerikan dan menyakitkan adalah pada saat kita sakaratul maut dan kemudahan yang paling hakiki disaat menatap wajah Allah Swt di jannahnya. Wallahualam bhisawab.

MARKETING ALA OBAMA

Minggu, 23 November 2008

Kemenangan Obama di Amerika adalah kemenangan spetakuler dalam sejarah kemenangan politik yang demokratis di dunia. Perolehan yang spetakuler itu tentu tidak lepas dari cara yang spetakuler pula.
Dari berbagai bacaan dan sumber yang penulis dapatkan ternyata senjata ampuh kampanye Obama itu bersandar kepada tiga hal :
1. Phone bangking yaitu para tim sukses Obama mengumpulkan dan sekaligus menelpon atau SMS kepada calon pemilih. Dalam rangka memberitahukan harus memilih siapa pada pemilu.
2. Outreach yaitu jumpa dengan para pemilih
3. Canvassin yaitu mendatangi rumah atau areal calon pemilih.

Bagi para sahabat sekalian yang hobi atau punya usaha maka saya pikir cara diatas bisa kita jadikan program marketing usaha kita.
1. Phone bangking : kita menelpon atau sms beberapa orang setiap hari tantang keunggulan pruduk atau jasa yang kita jual. Bisa juga kita SMS untuk memberiatahu promo yang terbaru pada usaha kita.
2. Outreach : mendatangi undangan dari kerabat dan siapa saja yang mengundang kita. Hadir pada acara seminar-seminar dan pertemuan-pertemuan yang melibatkan banyak orang.
3. Canvassin : Buat program silaturrahim dengan orang-=orang yang telah kita kenal. Apalagi untuk orang yang pertama kali kita kenal. Bisa juga mendatangi rumah calon pelangan dengan mengatarkan langsung brusur/ stiker atau lainnya kerumahnya. Bisa juga dengan kartu lebaran.

MENJAGA SIKAP WARA’ SELEPAS RAMADHAN

Rabu, 22 Oktober 2008

Sikap Wara’ adalah sikap berhati-hati terhadap hal-hal yang mendatangkan dosa. Ini merupakan sikap asasi yang dimiliki oleh orang yang bertaqwa. Tak akan ada ketaqwaan tanpa wara’.
Wara’ mepunyai tahapan-tahapan sebagai berikut:
1.Meninggalkan hal-hal yang syubhat dan sia-sia
2.Meninggalkan hal-hal yang “tidak mengapa” atau hal yang tidak mengandung madarat untuk menghimdari hal-hal yang mengadung madarat.
3.Menghindarkan diri dari segal sesuatu selain Allah SWT

Bagaimana mempertahankan sikap wara’ selepas bulan Ramadhan? Atau upaya pertahanan wara’ selama sebelas bulan. Paling tidak terdapat lima karakter yang melekat pada pribadi yang memiliki sikap wara’
1.Disiplin dan sungguh-sungguh dalam ibadah.
2.Meninggalkan hal-hal yang haram
3.Waspada terhadap perbuatan dosa
4.Menghindari hal-hal yang makruh dan syubhat
5.Senantiasa mencari ridha Allah SWT

Demikianlah sikap wara’ ini harus dipatri dalam jiwa kita agar kita betul-betul sebagai golongan yang bertaqwa. Walhualam bishawab.

7 PERKARA YANG DIBERIKAN ALLAH KEPADA ORANG YANG SAUM (PUASA)

Rabu, 10 September 2008

Dalam sebuah hadistnya Rasulullah Saw menjelaskan kepada kita, bahwa orang berpuasa secara ikhlas kepada Allah Swt, maka akan diberikan 7 perkara kepadanya. Yaitu:
1. Akan dicairkan daging haram yang tumbuh dari badanya (daging yang tumbuh dari makanan haram)
2. Rahmat Allah senantiasa dekat dengannya
3. Diberi oleh Allah sebaik-baiknya Amal
4. Dijauhkan dari rasa lapar dan dahaga
5. Diringankan baginya siksa kubur (siksa yang amat mengerikan)
6. Diberikan cahaya oleh Allah Swt pada hari kiamat untuk menyebrangi titian shirat
7. Allah akan memeberinya kemudahan di Surga

Allhamdulillah sekarang kita berada dibulan ramadhan mungkinkah Allah memberikan kita 7 perkara itu? Wallahualam

10 INDIKASI GAGAL MERAIH KEUTAMAAN RAMADHAN

Sabtu, 30 Agustus 2008

‘Berapa banyak orang berpuasa namun Ia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga” (HR. Bukhari dan Muslim)
1. Kurang optimal melakukan “warming up” dengan memperbayak ibadah sunnah di bulan sya’ban.
2. Ketika target tilawah Al qur’an tidak tercapai. Minimal 1 kali khatam. Membaca Al Qur’an penting dibulan Ramadhan karena Al Qur’an diturunkan pada bulan ini..
3. Tidak bisa menahan diri atas penyimpangan mulut dan perkataan seperti membicarakan keburukan orang lain, berkata kasar, adu domba, berdusta dan lain sebagainya. Rasulullah bersabda “ dusta akan menjadikan puasa sia-sia” (Hr. Bukhari)
4. Ketika puasa tak bisa menjadikan pelakunya berupaya memelihara mata dari melihat yang haram
5. Ketika malam ramadhan menjadi tak ubahnya dengan malam-malam selain ramadhan. Salah satu cri khas Ramadhan Rasulullah menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam dengan shalat dan doa-doa tertentu.
6. Jika saat berbuka puasa menjadi saat melahap semua nafsunya yang disiang hari ditahannya. Seolah-olah waktu berbuka adalah upaya balas dendam. Puasa pada hakikatnya adalah bagaimana mendidik diri mampu menahan diri dan kehendak (Tarbiayatun Nasf)
7. Ketika bulan ramadhan tidak di optimalkan untuk bayak bersedekah dan ber infaq.
8. Ketika hari-hari menjelang idul fitri sibuk dengan persiapan lahir lupa dengan memasok ibadah sebanyak-banyaknyam terutama 10 terakhir ramadhan.
9. Ketika Idul fitri dirayakan dengan semangat merdeka. Seperti orang pulang dari penjara. Hari bebas untuk berbuat apa saja kembali. Padahal Sahat Rasulullah bertangiskan air mata pada waktu itu karena berpisah dengan ramadhan.
10. Setelah usai Ramadhan nyari tidak ada lagi ibadah unggulan yang bertahan. Jadilah shalih musiman.

Mungkinkah Ramadhan Tahun ini kita kemali Gagal?

Dikutip dari Majalah Tarbawi edisi 26 Th3/ 30 Nopember 2001